6 Tempat wisata di Kabupaten Lebak yang wajib anda kunjungi

Tempat wisata di Kabupaten Lebak- Provinsi Banten hendak dibuka lagi buat mendesak perkembangan ekonomi warga serta pelakon usaha pariwisata.

Lebak merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Banten serta beribu kota di Rangkasbitung. Tidak hanya kekayaan budaya, Lebak pula mempunyai banyak tempat wisata yang bisa didatangi.

Baca Juga Spot Liburan Di Pantai Sawarna yang Menyejukan Jiwa

Tempat wisata di Lebak dapat jadi opsi wisata untuk turis yang tinggal di kawasan Jakarta serta sekitarnya dikala hari libur,

1. Suku Adat Baduy

Desa Adat Baduy terletak di Desa Kenekes, Leuwidimar, Kabupaten Lebak, Banten. Turis yang berkunjung ke desa adat ini bisa menikmati alamnya yang masih asri dan memahami lebih dalam lagi menimpa budaya suku Baduy.

Daerah Desa Adat Baduy dibagi jadi 2, Baduy Dalam serta Baduy Luar. Suku Baduy Dalam merupakan penduduk yang masih berpegang erat terhadap adat istiadat mereka, sebaliknya Baduy Luar telah berbaur dengan warga sekitarnya.

Dari Stasiun KRL Rangkasbitung, turis dapat melanjutkan ekspedisi mengarah Desa Adat Baduy naik kendaraan universal berbentuk elf lokal. Setelah itu ada 2 jalan yang bisa dilewati, ialah Ciboleger serta Cijahe.

Ekspedisi ke Baduy lewat Ciboleger memakan waktu dekat 4- 5 jam trekking. Rute lewat Ciboleger ini pula lebih ramah wisatawan dengan sarana lengkap serta atmosfer yang lumayan ramai.

2. Negara di atas awan Wisata Wewengkon Citorek

Wewengkon Citorek terletak di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Tempat ini merupakah tempat tinggal untuk warga adat Kasepuhan Citorek.

Warga Kasepuhan Citorek dibagi jadi 5 desa, Citorek Tengah, Citorek Timur, Citorek Barat, Citorek Kidul, serta Citorek Sebrang. Warga adat Citorek ini pula masih memegang erat tradisi nenek moyangnya, sepertu warga Suku Baduy.

Buat berkunjung ke Wewengkon Citorek, turis bisa memakai motor ataupun mobil sepanjang 15 menit dari Kampung Ciusul. Sebaliknya dari Rangkasbitung, rute mengarah Wewengkon Citorek bisa ditempuh dekat 4 jam ekspedisi naik mobil.

3. Kebun Teh Cikuya

Perkebunan teh dengan luas dekat 30 hektar ini mempunyai panorama alam alam yang indah. Kebun teh Cikuya terletak di Kampung Cikuya, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Dari Kota Rangkasbitung, turis hendak menempuh ekspedisi 4 jam mengarah kebun teh tersebut.

Mutu teh di mari pula telah diakui dunia. Pada tahun 2015, kebun teh yang dikelola oleh PT Harendong Green Farm ini memperoleh gelar juara satu dunia teh dalam jenis teh oolong.

Dengan hamparan kebun teh yang tertata apik, perkebunan ini jadi tempat yang sesuai untuk turis yang gemar mencari gambar. Tidak hanya difoto di kebun teh, turis pula bisa mencicipi teh yang dibuat oleh perkebunan tersebut di kafe yang sudah disediakan.

Turis yang berkunjung ke Kebun Teh Cikuya butuh membayar tiket masuk dengan harga Rp 20. 000 per orang.

4. Tepi laut Sawarna

Tepi laut Sawarna merupakan tepi laut yang terletak di Desa Sawarna Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Tepi laut ini berjarak dekat 150 km( kilometer) dari kota Rangkasbitung.

Tepi laut ini terdiri dari 7 tepi laut serta satu goa. Deretan tepi laut yang terletak di situ, antara lain Tepi laut Ciantir, Tepi laut Tanjung Layar, Tepi laut Karang Teraje, Tepi laut Karang Bereum, Tepi laut Teluk Lagon Pari, Tepi laut Pulo Manuk, serta Tepi laut Bukit Cariang.

Bila kalian tidak mempunyai banyak waktu buat menjelajahi seluruh tepi laut di kawasan Tepi laut Sawarna, Tepi laut Ciatir dapat jadi opsi pas. Tepi laut ini mempunyai hamparan pasir terluas dibandingkan tepi laut yang lain.

Turis dapat menciptakan tempat makan, wc, serta tempat istirahat di Tepi laut Sawarna. Tidak hanya itu turis pula bisa menyewa jasa pemandu jalur dengan membayar dekat Rp 60. 000.

Buat akses masuk ke Tepi laut Sawarna, turis lumayan membayar Rp 5. 000 per orang buat tiket masuk.

5. Tepi laut Bagedur

Tepi laut Bagedur terletak di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Jaraknya dekat 115 kilometer dari Kota Rangkasbitung.

Keistimewaan tepi laut ini merupakan hamparan pasirnya yang luas serta landai. Kendaraan semacam mobil serta motor dapat melintas di atas pasirnya sebab lumayan padat. Turis juga dapat memarkirkan kendaraan mereka di kawasan tepi laut.

Ombak di tepi laut ini lumayan besar. Tetapi, batasan antara laut serta daratan lumayan lebar, sehingga wisatawan mempunyai zona buat bermain ombak serta pasir tepi laut.

Tepi laut Bagedur pula sesuai buat dijadikan tempat berolahraga. Kepadatan pasirnya bisa dimanfaatkan selaku arena bermain sepak bola tepi laut ataupun voli tepi laut.

Terdapat sarana semacam wc universal, kamar mandi, serta warung santapan. Turis yang mau bermalam di kawasan Tepi laut Bagedur dapat menginap di penginapan.

Harga tiket masuk Tepi laut Bagedur merupakan Rp 2. 000 per orang. Tarif parkir merupakan Rp 5. 000 buat kendaraan roda 2 ataupun motor serta Rp 15. 000 buat kendaraan individu roda 4.

6. Museum Multatuli

Museum Multatuli terletak di Jalur Alun- Alun Timur no 8, Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Bangunan Museum ini merupakan perpaduan antara bangunan kolonial dengan desain bidang dalamnya modern bergaya fraktal asimetris.

Nama Multatuli lumayan kerap didengar dalam pembelajaran sejarah. Multatuli merupakan nama pena dari Edward Douwes Dekker yang populer dengan bukunya bertajuk Mac Havelaar.

Museum Multatuli mempunyai 7 ruangan yang berisi koleksi sejarah terpaut dengan antikolonialisme, Multatuli serta novel buatannya, dan sejarah Lebak, Banten, serta Rangkasbitung.

Sebagian data sejarah di Museum Multatuli diberikan memakai multimedia berbentuk audio serta video yang ditampilkan lewat layar monitor.

Turis yang tertarik buat menekuni soal sejarah antikolonialisme serta lain- lain bisa berkunjung ke Museum Multatuli dengan membayar tiket masuk dengan harga Rp 20. 000.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.